Dewasa ini, banyak ditemukan metode dalam belajar yang baik dan efektif, baik dalam mempelajari ilmu agama maupun sains. Hal ini bertujuan supaya para murid dapat menyerap muatan ilmu dan dapat mengamalkannya dengan sebaik-baiknya. Namun, tahukah kita hakikat dari ilmu tersebut?
Dr. Bakir ibnu Abdullah Abu Zaid menjelaskan, bahwa seorang pencari ilmu haruslah mengetahui bahwa ilmu sesungguhnya adalah ibadah. Beberapa ulama pun menegaskan, "Ilmu adalah salat yang tersembunyi dan ibadah hati."
Syaikh Muhammad ibnu Shaleh al Utsaimin juga memaparkan beberapa syarat yang menjadikan ilmu bernilai ibadah; 1. Niat yang ikhlas melakukan segala sesuatu hanya untuk Allah Swt. 2. Memiliki sifat/ kriteria yang membawa kebaikan di dunia dan di akhirat, yaitu mencintai Allah 'Azza wa Jalla dan juga rasul-Nya Muhammad SAW.
Dr. Bakir ibnu Abdullah Abu Zaid menjelaskan, bahwa seorang pencari ilmu haruslah mengetahui bahwa ilmu sesungguhnya adalah ibadah. Beberapa ulama pun menegaskan, "Ilmu adalah salat yang tersembunyi dan ibadah hati."
Syaikh Muhammad ibnu Shaleh al Utsaimin juga memaparkan beberapa syarat yang menjadikan ilmu bernilai ibadah; 1. Niat yang ikhlas melakukan segala sesuatu hanya untuk Allah Swt. 2. Memiliki sifat/ kriteria yang membawa kebaikan di dunia dan di akhirat, yaitu mencintai Allah 'Azza wa Jalla dan juga rasul-Nya Muhammad SAW.
Berikut ulasan tentang "Ilmu adalah Ibadah" yang saya dapat dari buku Hilyatu Thalibi-l-ilmi karangan Dr. Bakir ibnu Abdullah Abu Zaid dan dari buku Syarhu Hilyati Thalibi-l-ilmi Karangan Syaikh Muhammad ibnu Shaleh Al Utsaimin;
والله أعلم
Sumber:
- Dr. Bakir ibnu Abdullah Abu Zaid, Hilyatu Thalibi-l-ilmi
- Syaikh Muhammad ibnu Shaleh al Utsaimin, Syarhu Hilyai Thalibi-l-ilmi

0 komentar:
Posting Komentar